Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA RAK TELUR RAINBOW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SDN PANYURAN 1
ABSTRAKSI
Rahmawati, Diah. 2017 : Penerapan Model Problem Based Learning Dengan Media Rak Telur Rainbow Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SDN Panyuran 1
Pembimbing 1 : Dr. Heny Sulistiyaningrum, M.Pd
Pembimbing 2 : Ina Agustin, M.Pd
Kata Kunci : hasil belajar, model problem based learning, media rak telur rainbow, matematika
Masalah penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa kelas II SDN Panyuran 1 masih rendah, terbukti dari 22 siswa presentasi ketuntasan belajar siswa sebesar 27% dengan rata-rata 59,77 padahal kelas dinyatakan tuntas jika memperoleh 85%. Respon dan aktivitas belajar siswa juga masih rendah terbukti dengan kurang aktifnya siswa saat pembelajaran. Maka peneliti menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dengan media rak telur rainbow. Karena sudah terbukti dalam penelitian Okayana (2016), bahwa PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan hasil belajar siswa terhadap materi perkalian dan pembagian bilangan serta respon dan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika.
Penelitian dilaksanakan di kelas II SDN Panyuran 1 Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur dengan jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 siklus yang setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan angket pada setiap akhir siklusnya, alat pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar panduan observasi, soal-soal tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan media rak telur rainbow pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Terbukti pada siklus I presentase hasil belajar siswa 45%, siklus II 68% dan pada siklus III menjadi 86%. Dan presentase hasil aktivitas belajar pada siklus I 67%, siklus II 75%, siklus III 86,5 serta hasil respon siswa pada siklus I 48,48%, siklus II 56,18%, dan siklus III 81,06%.
No other version available