Laporan Penelitian Dosen
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA MELALUI TEKNIK PERMAINAN BAHASA MELENGKAPI CERITA PADA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI KELAS II SD NEGERI MEKANDEREJO KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN
ABSTRAK
Budi, Iswati. 2017 : Meningkatkan Keterampilan membaca Siswa Melalui Teknik permainan Bahasa Melengkapi Cerita Pada Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di Kelas II SD Negeri Mekanderejo Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing : Budi Susatyo, M.Pd dan Wendri Wiratsiwi, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Membaca, Teknik Permainan Bahasa Melengkapi Cerita
Permasalahan pokok yang terjadi di SD Negeri Mekanderejo yaitu rendahnya keterampilan membaca siswa. Dari observasi lapangan menunjukkan bahwa keterampilan membaca paling tinggi mencapai rata-rata klasikal 60 dan ketuntasan 56%. Untuk itu perlu adanya terobosan baru dalam pembelajaran di sekolah. Rendahnya hasil belajar siswa tersebut disebabkan proses pembelajaran yang dilaksanakan guru kurang inovatif. Kegiatan pembelajaran yang terjadi di SD Negeri Mekanderejo masih didominasi oleh metode ceramah dan dapat dikatakan berpusat pada guru, sehingga siswa kurang termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran. Salah satu penyebab kurangnya pemahaman siswa terhadap suatu konsep adalah pembelajaran yang terpusat pada guru. Agar pembelajaran terpusat pada siswa maka perlu adanya perubahan teknik pembelajaran. Teknik pembelajaran dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kegiatan yang menyenangkan dan menantang.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 siswa kelas II SD Negeri Mekanderejo pada tahun 2016-2017.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa meningkat dari prasiklus, ke siklus I dan dari siklus I ke Siklus II. Untuk keterampilan membaca proses pembelajaran (afektif) nilai rata-rata klasikal dari prasiklus adalah 56% siklus I sebesar 70% dan siklus II adalah 81%. Peningkatan aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 16%. Untuk peningkatan aktivitas guru dari siklus I ke siklus II sebesar 13%. Peningkatan keterampilan membaca pada prasiklus ke siklus I sebesar 14%, siklus I ke siklus II adalah 11%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik permainan bahasa melengkapi cerita dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa, baik secara kognitif maupun afektif. Selain itu teknik pemainan bahasa melengkapi cerita sangat disenangi siswa, terbukti para siswa memberikan respon positif dengan kategori skala sikap sangat senang. Berdasarkan hasil penelitian diajukan saran-saran sebagai berikut: (1) Bagi siswa disarankan memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru serta berpartisipasi aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. (2) Guru dapat menggunakan dan mengembangkan teknik pembelajaran yang sesuai dan guru sebaiknya menguasai materi. (3) Bagi peneliti lain disarankan dapat melakukan penelitian yang serupa dengan teknik pembelajaran yang berbeda.
No other version available