Equipment
EFEKTIFITAS EKSTRAK BUAH MAJAPAHIT (Crescentia cujete) DALAM MENANGGULANGI BAKTERI Aeromonas hydrophila PADA IKAN LELE
Abstrak
Penyakit yang sering berkembang pada kegiatan budidaya ikan lele (Clarias sp.) adalah penyakit
bercak merah yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Bakteri ini merupakan bakteri
gram negatif, yang bersifat pathogen pada ikan dan menyebabkan penyakit menular pada
beberapa jenis ikan air tawar, di antaranya ikan mas (C. carpio), patin (Pangasius sp.), lele (Clarias
sp.), betutu (O. marmorata) dan gurame (O. gouramy). Upaya pencegahan dan pengobatan yang
lazim dilakukan pada ikan-ikan yang terkena penyakit bakterial adalah menggunakan obat-obatan
kimia seperti malachite green, formalin dan hydrogen peroxide. Penggunaan bahan kimia
cenderung tidak ramah lingkungan dan ada yang bersifat karsinogenik. Salah satu alternatif yang
digunakan untuk mengatasi permasalahan serangan penyakit adalah mengganti penggunaan
bahan-bahan kimia dengan bahan alami seperti tumbuhan obat yang dapat dijadikan sebagai
antibakteri. Salah satunya adalah tumbuhan majapahit (Crescentia cujete) yang memiliki
kandungan kimia berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui
pengaruh penggunaan ekstrak buah majapahit (Crescentia cujete) untuk mengendalikan penyakit
bercak merah oleh bakteri Aeromonas hydrophilapada benih ikan lele sangkuriang (Clarias
gariepinus). Selain itu untuk mengetahui penggunaan dosis terbaik dalam aplikasi ekstrak buah
majapahit (Crescentia cujete) untuk mengendalikan penyakit bercak merah oleh bakteri
Aeromonas hydrophila pada benih ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Bahan yang
digunakan dalam penelitian ini antara lain; ikan lele sangkuriang, ekstrak buah majapahit, bakteri
Aeromonas hydrophila, dll., sedangkan metodenya antara lain penyediaan bakteri uji, penyediaan
ekstrak buah majapahit, uji tantang ikan lele dengan bakteri Aeromonas hydrophila dan
pengobatan dengan ekstrak buah majapahit. Hasil penelitian Perlakuan pengaruh pemberian dosis
ekstrak buah majapahit dalam mengendalikan penyakit bercak merah oleh bakteri Aeromonas
hydrophila pada ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan hasil analisa menunjukan
bahwa F hitung lebih besar dari F tabel artinya terdapat perbedaan yang nyata sehingga terdapat
pengaruh pemberian dosis ekstrak buah majapahit untuk mengendalikan penyakit bercak merah
oleh bakteri Aeromonas hydrophila. dengan dosis terbaik yaitu 75 uml.
No copy data
No other version available