Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA ANAK KELOMPOK A RA SALAFIYAH NURUL JADID DESA MLIWANG KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Rini, 2016 : Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Melalui Metode Bercerita Dengan Media Boneka Tangan Pada Anak Kelompok A Ra Salafiyah Nurul Jadid Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : 1. Dr. Sukisno, M.Pd.
2. M. Imron Abadi, M.Pd.
Kata Kunci : Pemahaman, Metode Bercerita, dan Media Boneka Tangan
Rendahnya kemampuan memusatkan perhatian pada anak didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Mliwang merupakan kendala untuk memahami suatu materi dan mendapatkan nilai yang memuaskan. Apalagi bila pendidik menggunakan media yang kurang tepat. Hal ini menyebabkan nilai hasil belajar anak didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid jauh berada di bawah standar ketuntasan belajar. Rumusan masalah dikemukakan dalam penelitin ini adalah: (1) Apakah metode bercerita menggunakan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016? Bagaimana pelaksanaan pembelajaran bercerita menggunakan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016? Sedangkan tujuan dari penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui metode bercerita dengan media boneka tangan dalam meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016. (2) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bercerita menggunakan media boneka tangan dalam meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2015/2016.
Rancangan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dimana setiap penilitian menggunakan siklus dengan menggunakan instrumen observasi, pemberian tugas dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada anak didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Mliwang yang berjumlah 15 anak.
Hasil pembahasan ketuntasan belajar anak pada data prasurvey mencapai nilai 13%, siklus I hasil penilaian mencapai 60%. Kemudian pada siklus I ini dilakukan perbaikan pada siklus II, dimana kegiatan ini penilaian meningkat menjadi 87%, dikatakan sudah tuntas dalam hasil kegiatan pemahaman anakdidik.
Dapat dijadikan kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Mliwang, dan hasil pelaksanaan metode bercerita dengan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman anak didik kelompok A RA Salafiyah Nurul Jadid Mliwang pada tahun pelajaran 2015/2016.
No other version available