Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBILANG 1-10 MELALUI MEDIA KERETA ANGKA PADA KELOMPOK A TK KARTINI DESA TEGALREJO KECAMATAN WIDANG KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Sri Hartatik Rahayu. 2016 : Peningkatan Kemampuan Membilang 1 sampai dengan 10 Melalui Media Kereta Angka pada kelompok A TK Kartini Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2015/2016.
Pembimbing : 1. Bapak Drs. I.Wayan Letreng, M.Pd
2. Ibu Siti Marliah, S.Pd, M.Pd
Kata Kunci : Membilang dan Media Kereta Angka
Berdasarkan observasi dalam proses pembelajaran bidang kognitif di TK KARTINI Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban, peneliti menemukan fakta bahwa anak didik mengalami kesulitan dalam pengembangan kemampuan peningkatan belajar kognitif. Guru dalam melaksanakan pembelajaran hanya meng
gunakan metode Tanya Jawab, ceramah yang membuat anak ? anak merasa jenuh, bosan dan tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
Rumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil peningkatan kemampuan membilang 1 sampai dengan 10 melalui media kereta angka pada kelompok A TK Kartini Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan membilang 1 sampai dengan 10 melalui media kereta angka pada kelompok A TK Kartini Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2015/2016.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang peningkatan kemampuan membilang 1 sampai dengan 10 melalui media kereta angka pada kelompok A TK Kartini Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban. Analisis data dilakukan dengan mengolah skor hasil belajar siswa pada indikator perkembangan kognitif dalam bentuk prosentase. Pada hasil penelitian ini diperoleh bahwa peningkatan kemampuan membilang 1 sampai dengan 10 melalui media kereta angka pada kelompok A TK Kartini adalah sebagai berikut: indikator A diperoleh data 1,00% (pra survey) meningkat menjadi 2,01% (siklus I) dan menjadi 2,91% (siklus II), menyebutkan bilangan sebelum dan sesudah atau indikator B yaitu 1,00% (pra survey, 2,82% (siklus I) meningkat menjadi 2,91% (siklus II), menghubungkan angka yang terdapat pada kereta angka atau indikator C yaitu 1,00% (pra survey), 1,09% (siklus I) menjadi 3,00% (siklus II), menyebutkan nilai dan warna 1-10 secara berurutan dan acak pada kereta angka atau indicator D yaitu 1,00% (pra survey), 1,45% (siklus I) meningkat menjadi 3,00 (siklus II).
Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran pengembangan kognitif menggunakan metode membilang angka dengan media kereta angka dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membilang 1 sampai 10 siswa kelompok A TK Kartini Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
No other version available