Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG DENGAN BERMAINDAKON PADA ANAK KELOMPOK A TK TUNAS HARAPAN DESA NGOROGUNUNG KECAMATAN BUBULAN KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017
ABSTRAKSI
Parni, 2017 : Peningkatan Kemampuan Berhitung Dengan BermainDakon Pada Anak Kelompok ATK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing : 1. Dra. Kholifah, S.Psi, M.Pd
2. M. Lukman Haris Firmansyah, M.Pd
Kata Kunci :Kemampuan Berhitung, Bermain Dakon
Penelitian Tindakan kelas ( PTK ) pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017 dilaksanakan karena adanya permasalahan yaitu kesulitan dalam kemampuan berhitung, sedangkan kemampuan berhitung itu sangat penting dalam pendidikan. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan menggunakan bermain dakon.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaiamana penerapan bermain dakon dalam meningkatkan kemampuan berhitung pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017. Dan apakah ada peningkatan kemampuan berhitung melalui bermain dakon pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bermain dakon dalam meningkatkan kemampuan berhitung pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017. Dan mengetahui peningkatan kemampuan berhitung dengan bermain dakon pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus melalui empat tahapan yaitu 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan Tindakan, 3). Observasi, 4). Refleksi dengan subjek pada anak kelompok A di TK Tunas Harapan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017. Yang berjumlah 16 anak, 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Instrumen Penelitian menggunakan metode Observasi dan dokumentasi sedangkan analisa data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan ketuntasan individu 65% dan ketuntasan kelas 85 %.
Berdasarkan data hasil analisis dibuktikan bahwa Kemampuan Berhitung pada anak Kelompok A mengalami peningkatan yaitu anak yang memiliki kemampuan berhitung dengan baik pada tahap pra siklus adalah 43,75% %, siklus I 68,75% dan siklus II mengalami peningkatan 100%. Dengan begitu ada peningkatan kemampuan berhitung pada anak kelompok A setelah diterapkan bermain dakon.
No other version available