Realia
PENINGKATAN KECERDASAN EMOSI MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA DESA MULYOAGUNG KECAMATAN SINGGAHAN KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Prihatiningsih, Yuni 2017 : Peningkatan Kecerdasan Emosi Melalui Metode Bermain Peran Pada Anak Kelompok B TK Dharma Wanita Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing I : Drs. Budi Susatyo M.Pd
Pembimbing II : Siti Marliah, M.Pd
Kata Kunci : Kecerdasan Emosi, Metode Bermain, Anak Kelompok B TK Dharma Wanita
Kemampuan emosional anak usia dini perlu dikembangkan karena emosional merupakan kemampuan awal bagi anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya yang lebih luas. Berdasarkan hasil observasi peneliti dalam proses pembelajaran pada anak kelompok B TK Dharma Wanita Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017, diketahui bahwa kemampuan emosi anak masih perlu ditingkatkan. Hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan dan hasil pembelajaran pengamatan emosi anak. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah penerapan metode bermain peran yang dapat meningkatkan kecerdasan emosi anak? 2). Apakah melalui penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kecerdasan emosi anak?. Berdasarkan rumusan masalah tadi maka tujuan penelitian ini sebagai berikut. 1)Untuk mendiskripsikan bagaimana penerapan metode bermain peran yang dapat meningkatkan kecerdasan emosi anak, 2). Untuk mendiskripsikan apakah melalui penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kecerdasan emosi anak.
Dalam penelitian ini peneliti menerapkan jenis Penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian yang digunakan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan observasi. Instrument dokumentasi digunakan untuk mengetahui kemampuan pra siklus, sementara observasi digunakan untuk mengetahui kemampuan emosi anak. Data yang diperoleh kemudian dioleh dengan kriteria ketuntasan Menurut Permendiknas No 137 Tahun 2014 anak secara individu jika mencapai nilai >= 65%. Sedangkan Secara klasikal dinyatakan tuntas belajar (mastery learning) jika tercapai 85% dari jumlah anak mencapai hasil belajar dengan nilai minimal baik yaitu >= 65%.
Berdasarkan pada hasil kemampuan Pra survey didapatkan rata-rata kelas adalah 56,85 dengan ketuntasan belajar anak adalah 19,04% atau hanya 4 anak tuntas belajar. Setelah diadakan tindakan pada siklus 1 ada peningkatan rata rata kelas yaitu menjadi 66,96 dengan ketuntasan belajar 61,90 atau sebanyak 13 anak tuntas belajar. Setelah dilakukan perbaikan perencanaan maka pada siklus 2 didapat data kemampuan rata rata kelas adalah 77,38 dengan ketuntasan belajar 85,71 atau sebanyak 18 anak tuntas belajar. Hasil ini menunjukan bahwa ketuntasan klasikal kelas sudah tercapai, dengan kata lain metode bermain peran dapat meningkatkan kecerdasan emosi kelompok B TK Dharma Wanita Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017.
No copy data
No other version available