Text
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA BERGAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF PADA PELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL
ABSTRAKSI
Rochika, Nadia Dwi. 2017: Analisis Berpikir Kritis Siswa Bergaya Kognitif Reflektif Dan Impulsif Pada Pelajaran Biologi Melalui Model Means Ends Analysis (MEA) Menggunakan Media Visual.
Pembimbing I : Dr. Imas Cintamulya, M.Si
Pembimbing II : Dr. Dede Nuraida, M.Si
Kata kunci : Berpikir Kritis, Gaya Kognitif Reflektif, Gaya Kognitif Impulsif, Model Means Ends Analysis (MEA), Media Visual.
Pembelajaran yang dilakukan guru selama ini hanya fokus pada hasil belajar siswa saja sehingga berfikir kritis belum menjadi fokus guru dalam proses pembelajaran, berpikir kritis juga sangat penting untuk diberdayakan pada siswa, seperti halnya yang terjadi di MTs. Al-asyhar karangagung sebagian besar pembelajaran disajikan dengan model konvensional atau ceramah, padahal ada banyak model dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pemberdayaan berpikir kritis siswa salah satunya adalah model Means Ends Analysis (MEA) menggunakan media visual, selain itu ada aspek lain yang perlu diperhatikan oleh guru yaitu gaya kognitif siswa, sesuai latar belakang tersebut maka rumusan masalah pada penelitian kali ini adalah ; bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Biologi melalui model Means Ends Analysis (MEA) menggunakan media visual ditinjau dari; 1) gaya kognitif relektif, 2) gaya kognitif impulsif dan 3) gaya kognitif reflektif dan impulsif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi melalui model Means Ends Analysis (MEA) menggunakan media visual ditinjau dari 1) gaya kognitif relektif, 2) gaya kognitif impulsif dan 3) gaya kognitif relektif dan impulsif.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif, subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VII MTs. Al-asyhar karangagung tahun ajaran 2016/2017 yang sudah diberikan tes gaya kognitif menggunakan Matching Familiar Figures Test (MFFT) yang dikembangkan oleh Warli (2010), terdiri dari 18 siswa dengan 9 siswa bergaya kognitif relektif dan 9 siswa bergaya kognitif impulsif. Data berpikir kritis didapatkan dari tes berpikir kritis yang mengacu pada indikator menurut Ennis (2010).
Hasil analisis berpikir kritis siswa melalui model Means Ends Analysis (MEA) menggunakan media visual, siswa bergaya kognitif reflektif menjawab soal dengan teliti, logis dan cermat dalam mengambil keputusan, sedangkan siswa impulsif menjawab soal dengan singkat, kurang teliti dan kurang cermat dalam mengambil keputusan. Kemampuan berpikir kritis siswa bergaya kognitif reflektif memperoleh nilai diatas KKM yaitu 77,5 sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa bergaya kognitif impulsif memperoleh nilai 70 sudah dalam kategori baik
No other version available