Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN PERALATAN LABORATORIUM BERDASARKAN MINIMASI DOWNTIME (STUDY KASUS PT. TPPI)
ABTRAKSI
PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) merupakan industri pengolahan minyak yang berlokasi di Desa Tasikharjo Kec. Jenu Kab. Tuban, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan minyak mentah menjadi bahan bakar. Dalam pelaksanaan sistem analisa bahan uji pada departemen laboratorium terdapat masalah mengenai perawatan peralatan, dimana sering terjadinya kerusakan pada alat uji pada saat akan melakukan pengujian bahan karena tidak adanya jadwal perawatan pada peralatan. Untuk membantu memecahkan masalah yang dialami perusahaan, khususnya masalah perawatan peralatan, telah dikembangkan preventive maintenance dengan metode Mean Time To Repair (MTTR) dan Mean Time To Failure (MTTF) untuk menentukan interval waktu perawatan atau yang sering disebut dengan jadwal perawatan.
Penentuan interval waktu perawatan dilakukan dengan menentukan peralatan yang sering mengalami kerusakan, kemudian menentukan komponen kritis dari alat uji yang sering mengalami kerusakan. Setelah mengetahui komponen kritis kemudian digunakan metode Mean Time To Repair (MTTR) dan Mean Time To Failure (MTTF). Metode tersebut diawalai dengan melihat data kerusakan masa lalu dari alat. Dari data tersebut kemudian ditentukan distribusi data yang sesuai, dengan melihat hasil kesesuaian distribusi data dan dipilh yang terbesar, lalu dilakukan uji kesesuaian distribusi dengan mengacu pada tabel fungsi untuk ? = 0.01 ,jika hasil uji distribusi data lebih kecil dari tabel fungsi maka distribusi data diterima. Setelah dilakukan uji distribusi kemudian digunakan rumus pada distribusi data yang sesuai untuk mengetahui MTTR dan MTTF. Dari hasil MTTR dan MTTF lalu ditentukan interval waktu perawatan.
Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa peralatan yang sering mengalami kerusakan adalah alat ECS 3000. Komponen kritis dari alat ECS 3000 adalah komponen reactor. Distribusi data kerusakan pada komponen ractor adalah berdistribusi normal untuk data waktu dontime, sedangkan untuk data waktu antar kerusakan adalah berdistribusi weibull. Untuk hasil perhitungan MTTR diperoleh 3.34 jam yaitu lama perawatan yang dibutuhkan, sedangkan MTTF diperoleh 958.51 jam yaitu interval waktu perawatan.
Kata kunci: Komponen kritis, Penentuan distribusi, Interval waktu perawatan.
No other version available