CD-ROM
Aktivitas Biopestisida Air Perasan Daun Patikan Kebo (Euphorbia Hirta L.) terhadap Mortalitas Hama Kutu Putih (Paracoccus Marginatus)
ABSTRAK
Inayah, Mei A, 2014 : Aktivitas Biopestisida Air Perasan Daun Patikan Kebo (Euphorbia Hirta L.) terhadap Mortalitas Hama Kutu Putih (Paracoccus Marginatus)
Pembimbing : Sriwulan, S.Pd.,M.Si dan Ir. Hernik Pujiastutik M.Pd
Kata kunci : Air perasan daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.), Biopestisida, Mortalitas, Kutu putih (Paracoccus marginatus).
Hama kutu putih dapat menimbulkan kerusakan secara langsung dengan mengisap cairan sel daun tanaman inang sehingga menyebabkan perubahan bentuk yang tidak normal, daun mengeriting, akhirnya mati. Salah satu pengendalian hama kutu putih dengan menggunakan biopestisida, yang dapat diperoleh dari bahan alam, salah satunya dengan memanfaatkan daun gulma patikan kebo (Euphorbia hirta L.).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama waktu kontak air perasan daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) terhadap mortalitas hama kutu putih (Paracoccus marginatus). Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain rancangan acak lengkap (RAL). Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0% (kontrol),15%,30%,45%,dan 60%. Data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama waktu kontak air perasan daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) terhadap mortalitas hama kutu putih (Paracoccus marginatus).
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah mortalitas kutu putih pada kontrol 0% yaitu 0, pada kelompok perlakuan dengan konsentrasi 15% yaitu (1,4), konsentrasi 30% yaitu 2, konsentrasi 45% yaitu 4,4, dan konsentrasi 60% yaitu 6,4. Hasil analisis uji Kruskal Wallis konsentrasi air perasan daun patikan kebo Chi-Square = 5.832 dan nilai sig. (0,212) > ? (0,05), sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Sedangkan analisis uji Kruskal Wallis lama waktu kontak air perasan daun patikan kebo terhadap mortalitas hama kutu putih Chi-Square = 22.872 dan nilai sig. (0,000)? ? (0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil uji Kruskal Wallis pengaruh konsentrasi dan lama waktu kontak dapat disimpulkan bahwa konsentrasi air perasan daun patikan kebo tidak berpengaruh terhadap mortalitas hama kutu putih, sedangkan lama waktu kontak air perasan daun patikan kebo berpengaruh terhadap mortalitas hama kutu putih. Aktivitas kutu putih setelah diberi perlakuan air perasan daun patikan kebo menunjukkan gerakan pada hama kutu putih menjadi lamban dan lama kelamaan kutu putih tersebut akhirnya mati.
No copy data
No other version available