Video Recording
PROSES ABSTRAKSI MAHASISWA DALAM MENGKONSTRUKSI BUKTI MASALAH
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan abstraksi mahasiswa dalam mengkonstruksi bukti masalah secara terperinci. Untuk kepentingan tersebut dilakukan penelitian deskriptif yan g bersifat eksploratif. Subjek penelitian diambil mahasiswa pendidikan matematika Univer- sitas PGRI Ronggolawe Tuban angkatan 2014 yang sedang mengambil mata kuliah Struktur Aljabar I, sebanyak 54 mahasiswa. Model abstraksi yang digunakan adalah Model RBC+C (Recognition, Building-with, Constructing, and Consolidation ). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes pembuktian masalah Aljabar, selanjutnya digali proses abstraksi melalui wawancara. Data selanjutnya di analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh simpulan bahwa proses abstraksi mahasiswa proses abstraksi ma- hasiswa dalam mengkonstruksi bukti dapat diindentifikasi sebagai berikut: Pada tahap mengenal (recognition) semua mahasiswa dapat menyebutkan (mengenal) definisi grupoid, semigrup, monoid, sifat tertutup, asosiatif, elemen netral, dan invers suatu elemen serta sifat komutatif, termasuk sifat-sifat grup dapat diungkapkan dengan baik. Pada tahap merangkai (building-with) sebagian besar mahasiswa mampu mengungkapkan apa yang harus ditunjukkan dalam membuktikan masalah berdasarkan konsep yang dikenal pada tahap sebelumnya. Pada tahap mengkonstruk (constructing) mahasiswa cenderung kesu- litan, utamanya pada alur bukti, konsep berhubungan yang digunakan, argumen pada setiap langkah, dan bahasa bukti. Konsolidasi (consolidation) berkaitan dengan urutan kegiatan bukti. Pada tahap ini mahasiswa sudah cukup baik, namun hasil akhir bukti cenderung mengalami kesalahan, sehingga bukti yang dilakukan mahasiswa cenderung salah. Jadi secara umum proses abstraksi mahasiswa dalammengkonstruksi bukti cenderung kesulitan khususnya tahap mengkonstruk.
Kata kunci: abstraksi, konstruksi, bukti, and RBC+C
No copy data
No other version available