Video Recording
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK KOMIK PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL
Media pembelajaran berperan penting dalam menyampaikan pesan pembelajaran, terutama dalam penyampaian pesan pembelajaran matematika yang membutuhkan suasana yang kondusif dan menarik agar pesan pembelajaran tersampaikan secara baik dan mudah dipahami, serta menanamkan kepada siswa bahwa pembelajaran matematika tidak membosankan dan mengerikan. Komik adalah cerita yang didukung oleh gambar atau kartun dan teks, dimana gambar atau kartun mendapatkan perhatian lebih daripada cerita. Komik memberikan inspirasi kami untuk mengembangkan media pembelajaran yang menyajikan pesan materi aritmatika sosial kelas VII. Mengembangkan media pembelajaran berbentuk komik diharapkan mampu membantu siswa memahami konsep-konsep dalam materi aritmatika social terutama sub bab untung, rugi, impas, dan persentase. Metode yang digunakan adalah RnD (Research and Development), model yang digunakan model 3-D (define, design, and develop) modifikasi dari model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan Semmel dan Semmel, 1974. Setelah menghasilkan produk berupa komik diuji kelayakan produk dan respon siswa terhadap media pembelajaran berupa komik. Dalam penelitian ini menguji kelayakan komik dan keefektifan komik. kelayakan komik ditinjau dari validasi ahli media, materi, dan guru matematika siswa VII. Rata-rata persentase validasi ahli media 89,17%, ahli materi 77,75%, dan guru matematika 92,84%, dalam hal ini komik dikatakan sangat layak oleh validasi ahli. Keefektifan komik ditinjau dari hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa terhadap komik. Hasil dari pretest dan posttest siswa mengalami peningkatan 41%, aktivitas siswa mengalami peningkatan 11%, dan respon siswa terhadap komik 84,09%
No copy data
No other version available