Realia
MENUMBUH KEMBANGKAN PERILAKU MULIA MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK B TK HARAPAN KITA DESA TAHULU KECAMATAN MERAKURAK KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Suryani, Ayu, 2017 :Menumbuh Kembangkan Perilaku Mulia Melalui Metode Bercerita Pada Anak Kelompok B TK Harapan Kita Desa Tahulu Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembimbing I :Drs. Budi Susatyo, M.Pd
Pembimbing II :Abidatul Chasanah, S.Ag, M.Pd,I
Kata kunci :menumbuh kembangkan perilaku mulia, metode bercerita.
Dalam menumbuh kembangkan akhlaq mulia bisa melalui teladan dalam bentuk nyata yang diwujudkan perilaku baik lisan, tulisan maupun perbuatan pembiasaan untuk berakhlaq mulia haruslah dimulai sejak usia dini, karena hal ini sangat berkaitan dengan keberhasilan yang akan dicapai pada masa yang akan datang.
Penelitian tindakan kelas ini mempunyai tujuan yaitu untuk Menumbuh Kembangkan Perilaku Mulia Melalui Metode Bercerita pada anak kelompok B TK Harapan Kita Desa Tahulu Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017. Subyek penelitian adalah siswa kelompok B dengan jumlah 9 anak, terdiri dari 6 anak laki- laki dan 3 anak perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan prosentase.
Terkait dengan pertanyaan peneliti dan tujuan peneliti, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Upaya menumbuh kembangkan perilaku mulia (Bersikap Jujur dan Berbicara dengan Sopan) bagi anak TK Harapan Kita Desa Tahulu Tahun pelajaran 2016/2017 dengan menggunakan metode bercerita berhasil dengan sangat efektif. Hal ini terlihat dari tercapainya ketuntasan belajar anak pada aspek mendengarkan isi cerita pada siklus I sebesar 55,55% dan siklus II sebesar 77,77% meningkat 22,22%, pada aspek menceritakan kembali isi cerita pada siklus I sebesar 33% dan pada siklus II sebesar 44,44% meningkat sebesar 11,11%, pada aspek menyebutkan tokoh yang mempunyai perilaku mulia (Bersikap Jujur) yang ada dalam cerita pada siklus I sebesar 88,88% dan siklus II sebesar 100% meningkat 11,12%. Pada aspek menyebutkan tokoh yang mempunyai perilaku mulia (Berbicara dengan sopan) yang ada dalam cerita pada siklus I sebesar 89% dan siklus II sebesar 100% meningkat 11,12%, pada aspek menerapkan contoh tindakan perilaku mulia pada siklus I sebesar 44,44% dan siklus II sebesar 77,77 % meningkat 33,33 %.
No other version available