Realia
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MELALUI BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B PAUD TUNAS HARAPAN KARANGASEM KECAMATAN JENU KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Erlinawati, 2017 : Peningkatan Kemandirian Melalui Bermain Peran Pada Anak Kelompok B PAUD Tunas Harapan Katrangasem Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembimbing : 1. Lilik Mawartiningsih, M.Pd
2. M. Imron Abadi, M.Pd
Kata Kunci : Peningkatan Kemandirian anak melalui Bermain Peran
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan dalam kemandirian anak yang masih rendah. Sedangkan kemandirian pada anak usia dini sangat penting dan dasar untuk bekal kejenjang selanjutnya. Maka dari itu untuk menyelesaikan masalah tersebut peneliti melaksanakan penelitian dengan menggunakan metode bermain peran.
Rumusan masalah yang ditetapkan penulis adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana kemandirian anak PAUD Tunas Harapan Karangasem Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 sebelum melakukan bermain peran? 2. Bagaimanakah peningkatkan kemandirian anak PAUD Tunas Harapan Karangasem Kecamatan Jenu kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 setelah ditetapkan bermain peran? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui kemandirian anak PAUD Tunas Harapan Karangasem Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 sebelum bermain peran. 2. Untuk mengetahui peningkatkan kemandirian anak PAUD Tunas Harapan Karangasem Kecamatan Jenu kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 setelah dittetapkan bermain peran.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B PAUD Tunas Harapan Karangasem Kecamatan Jenu kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 20 anak. 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Dalam penelitian ini menggunakan 3 siklus, yakni prasiklus, siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, unjuk kerja dan teknik analisis data yaitu dengan menghitung ketuntasan individual 65% dan ketuntasan klasikal 85%.
Berdasarkan temuan yang diperoleh dari hasil survey awal, ketuntasan kelas 50% atau 11 anak, siklus 1 ketuntasan klasikal 65% atau 13 anak. Siklus II ketuntasan klasikal 90%atau 18 anak.
No other version available