Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI METODE PERMAINAN BISIK BERANTAI PADA ANAK KELOMPOK B RA FATHUL ANWAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Hidayati, Eni.2017 : Peningkatan Kemampuan Menyimak Melalui Metode Permainan Bisik Berantai Pada Anak Kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing I : Dr. MohMu?minin, M.Pd
Pembimbing II : Dwi Imam Efendi, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Menyimak, Metode Permainan Bisik Berantai.
Rumusan masalah penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah kemampuan menyimak pada anak kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017, 2).Bagaimanakah Kemampuan menyimak melalui metode Permainan Bisik Berantai Pada Anak Kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017 dan Adakah peningkatan kemampuan menyimak melalui metode Permainan Bisik Berantai Pada Anak Kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017.
Adapun rancangan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam siklus. Setiap siklus dilaksanakan dengan menyelesaikan 1 kegiatan selama 1 pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan minimal 2 siklus dengan menggunakan metode praktek langsung, tiap-tiap siklus akan dilaksanakan langkah-langkah 1) Planning atau perencanaan, 2) Action atau tindakan, 3) observing atau pengamatan, 4) reflecting atau refleksi Fokus peneliti di pada anak kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah peserta didik 20 anak. Adapun nama-nama anak kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017.
Berdasarkan hasil di atas dapat diketahui peningkatan kemampuan menyimak anak. Pada data pra siklus kemampuan menyimak dengan ketuntasan belajar anak hanya sebesar 5 anak atau 25%. Setelah dilaksanakan siklus I terjadi peningkatan kemampuan dengan anak yang tuntas belajar menjadi 12 anak atau sebesar 60%. Karena hasil ini belum mencapai kriterai ketuntasan minimal maka peneliti melanjutkan ke siklus berikutnya. pada siklus II menunjukkan ketuntasan belajar 17 anak atau sebesar 85%. Hasil ini menunjukan bahwa kriteria ketuntasan minimal kelas secara klasikal sudah tercapai karena hasil siklus II sudah mencapai 85%.
Sementara itu hasil tes lisan anak pada tabel di atas dapat dijelaskan bahwa pada data pra siklus hasil tes lisan anak hanya terdapat 4 anak atau 20% . Setelah dilaksanakan siklus I terjadi peningkatan ketuntasan belajar tes lisan dengan anak yang tuntas belajar menjadi 12 anak atau sebesar 60%. Karena hasil ini belum mencapai kriterai ketuntasan minimal maka peneliti melanjutkan ke siklus berikutnya. pada siklus II menunjukkan ketuntasan belajar tes lisan sebanyak 17 anak atau sebesar 85%. Hasil ini menunjukan bahwa kriteria ketuntasan minimal kelas secara klasikal sudah tercapai karena hasil siklus II sudah mencapai 85%. Berdasarkan data di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa melalui permainan bisik berantai dapat meningkatkan kemampuan menyimak pada anak kelompok B RA Fathul Anwar Tahun Pelajaran 2016/2017.
No other version available