Realia
PENERAPAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN
ABSTRAKSI
Dewinta Maha Ratih. 2017 : Penerapan Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok Bermain
Dosen pembimbing : 1. Puji Rahayu, M.Pd
2. Abidatul Chasanah, M.PdI
Kata Kunci : Media Kartu Bergambar, Kemampuan Berbicara
Kemampuan berbicara pada anak usia dini sangat berpengaruh pada perkembangan kemampuan bahasa yang digunakan untuk kegiatan anak sehari-hari. Kemampuan berbicara pada anak perlu ditingkatkan karena hal ini sangat penting untuk kehidupan anak selanjutnya, akan tetapi terdapat permasalahan kemampuan berbicara anak di kelompok bermain Harapan Bangsa Sukoanyar Tahun Pelajaran 2016/2017 masih tergolong rendah, dalam mengucapkan kalimat sederhana, menceritakan kembali apa yang dilihat, mengulang kembali apa yang didengar dan mengenal serta mengucapkan simbol huruf maupun angka. Untuk permasalhan tersebut diselesaikan dengan menggunakan media kartu bergambar. Dengan media kartu bergambar anak pasti akan lebih tertarik dan berantusias dalam mengikuti pembelajaran.
Tujuan yang ingin dicapai dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara dengan media kartu bergambar pada kelompok bermain Harapan Bangsa Sukoanyar Kecamatan Turi Kabupaten Lamogan Tahun Pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu suatu penelitian praktik yang dilakukan dikelas untuk memperbaiki proses belajar dilakukan dalam dua siklus. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, subyek penelitian kelompok bermain Harapan Bangsa Sukoanyar sebanyak 8 anak, teknik analisa data dilakukan dengan mengunakan rumus prosentasi ketuntasan belajar siswa individu sebanyak 70 % dan ketuntasan kelas mencapai 75% yang berdasarkan depdikbud , 1996.
Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan selama dua siklus dan berdasarkan seluruh pembahasan dapat disimpulkan bahwa dengan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Secara deskriptif bahwa kondisi pada prasiklus kemampuan anak masih rendah yaitu sebesar 25%, setelah menggunakan media kartu bergambar pada siklus satu kemampuan berbicara anak meningkat dengan hasil penilain sebesar 50%, namun masih kategori kurang, setelah peneliti melanjutkan pada siklus dua penilaian kemampuan berbicara meningkat menjadi 87%. Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak.
No other version available