Realia
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING DENGAN METODE PRAKTIK LANGSUNG PADA ANAK KELOMPOK A TK MUSLIMAT NU 10 KEDUNGMULYO
ABSTRAKSI
Nasyihah, Durrotun. 2017 : ?Meningkatkan Keterampiloan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Dengan Metode Praktik Langsung Pada Anak Kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo?
Pembimbing 1 : Dr. Moh. Mu?minin, M. Pd
Pembimbing 2 : Dwi Imam Efendi, M. Pd
Kata Kunci : Keterampilan motorik halus, Kegiatan finger painting, Metode praktik langsung
Penelitian ini dilakukan karena, dalam kegiatan belajar mengajar, anak hanya melakukan kegiatan yang monoton, anak belum dapat mengkoordinasikan gerakan-gerakan motorik halus dengan baik yang berpengaruh pada hasil karya yang kurang maksimal. Dengan menggunakan metode praktik langsung, pembelajaran akan lebih bermakna, sebab anak secara langsung dapat mempelajari dan memecahkan masalah secara langsung.
Dari permasalahan tersebut, terdapat rumusan masalah diantaranya: 1) Bagaimanakah keterampilan motorik halus pada anak kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017?; 2) Adakah peningkatan keterampilan motorik halus melalui kegiatan finger painting dengan metode praktik langsung pada anak kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017?
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Peningkatan keterampilan motorik halus melalui kegiatan finger painting pada anak kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kec. Bangilan; 2) Melalui kegiatan finger painting dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kec. Bangilan.
Metode penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian anak didik kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo, yang terdiri dari 20 anak di Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban.
Hasil penelitian menunjukkan keterampilan mtorik halus pada anak kelompok A TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya dimana keterampilan motorik halus anak hanya mencapa 40%, namun setelah dilakukan praktik penelitian tindakan kelas melalui kegiatan finger painting dengan metode praktik langsung, pada siklus pertama mengalami peningkatan mencapai 65%, maka dari itu dilakukan penelitian ulang sehingga pada siklus kedua mengalami peningkatan mencapai 85%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui metode kegiatan finger painting dengan metode praktik langsung dapat dikatakan berhasil dalam rangka meninngkatkan keterampilan motorik halus.
No other version available