Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA PADA ANAK KELOMPOK A DI RA CENDERAWASIH KALIANYAR KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Ilmiyah, Dina Nur Faizatul. 2017 : Peningkatkan Kemampuan Motorik Kasar
Melalui Permainan Melempar dan
Menangkap Bola Pada Anak Kelompok A di
RA Cenderawasih Kalianyar Kecamatan
Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun
Pelajaran 2016/2017
Pembimbing I : Drs. Moh. Fathul, M.Kes
Pembimbing II : Citra Dewi Rosalina Arifin, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Motorik Kasar, Permainan,
Melempar dan Menangkap Bola.
Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui kemampuan motorik kasar anak kelompok A; dan 2) Mendiskripsikan peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan melempar dan menangkap bola pada anak kelompok A di RA Cenderawasih Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017.
Jenis penelitian ini merupakan penilitian tindakan kelas, subjek penelitiannya adalah anak kelompok A RA Cenderawasih Kalianyar Kapas Bojonegoro yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan, Lokasi penelitian ini dilakukan di RA Cenderawasih kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, dan teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan observasi. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode yang digunakan yaitu : praktek langsung, demonstrasi.
Hasil kemampuan anak yang diperoleh melalui permainan pra siklus 25% kategori kurang. Siklus I kemampuan anak 60% kategori cukup. Hasil kemampuan anak melalui permainan pada siklus II kemampuan anak 90% kategori sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa permainan melempar dan menangkap bola dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di RA Cenderawasih Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi semua pihak, yaitu: 1) Bagi guru, dapat dijadikan sebagai alternatif proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini pada kelompok A; dan 2) Bagi peneliti, dapat dijadikan alternatif bagi peneliti lain untuk mengembangkan aspek perkembangan yang lainnya.
No other version available