Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELOMPOK B RA AL-BIRRU BERON KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Sari, Ria Ayu Indah. 2017 : Peningkatan Kemampuan Berbahasa
Melalui Metode Bercerita dengan Media Gambar pada Siswa Kelompok B RA Al-Birru Beron Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembimbing : 1.Dr. Djoko Apriono M.Pd
2. Endah Nugrahaningtyas,S.Psi M.si
Kata Kunci : Berbahasa,Metode Bercerita,Media Gambar.
Pendidikan anak usia dini adalah suatu pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Atas dasar penjelasan tersebut, metode bercerita dengan menggunakan media gambar akan membangkitkan kemampuan berbahasa dan keberanian anak dalam mengungkap pikiran, perasaan atau pun keinginan isihatinya kepada orang lain.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa atau berbicara pada anak sehingga suatu saat anak/ murid dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, pelaksanaaan dapat dilakukan melalui metode bercerita dengan media gambar. Asumsi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahwa apabila siswa kelompok B dapat bercerita dengan media gambar maka akan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa anak.
Penelitian ini dilaksanakan RA AL-BIRRU Beron Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Subjek penelitian ini adalah kelompok B RA AL-BIRRU BERON Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017. data pnelitian ini adalah tentang peningkatan kemampuan berbahsa pada anak dengan metode bercerita melalui media gambar yang diperoeh dengan cara melakukan observasi(pengamatan) pada anak, mengadakan tes wawancara terhadap wali murid kelompok B dan dokumentasi siswa yang ada disekolah.
Hasil penelitian ini diperoleh bahwa penggunaan metode bercerita melalui media gambar ini sangat penting yaitu diantaranya dengan bercerita tentang gambar yang tersedia atau dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang jelas, siswa dapat menceritakan pengalaman/kejadian secara sederhana. Hal ini ditandai dengan hasil pra penelitian sebanyak 8 anak dari 15 anak di kelompok B RA AL-BIRRU BERON hanya diam apabila ditanya oleh guru. Namun setelah diadakan tindakan melalui metode bercerita dengan metode gambar diperoleh hasil pada siklus I yaitu 6 anak (40%) berani ke depan kelas meski menggunakan bahasa ibu. Setelah dilaksanan perbaikan tindakan pada siklus II diperoleh hasil 12 anak (80%) tampil berani ke depan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.
Penulis sadar bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan yang tentunya dapat dijadikan peluang untuk peningkatan penelitian selanjutnya.
No other version available