Skripsi Ilmu Perikanan
Campur Kode dalam Penggunaan Ragam Bahasa Penyiar Radio Persada Oleh Bung Jarot
ABSTRAK
Muh Fiky Faridlwan, 2017 : Campur Kode dalam Penggunaan Ragam Bahasa
Penyiar Radio Persada Oleh Bung Jarot
Pembimbing I : Dra. Wahyu Mulyani, M.Si., M.Pd
Pembimbing II : Dr. Moh. Mu?minin, M. Pd
Kata Kunci : Kode, Campur
Campur kode merupakan fenomena digunakannya serpihan-serpihan dari bahasa lain ke dalam bahasa tertentu. Campur kode pada umumnya terjadi pada situasi masyarakat dwibahasa dan situasi non formal. Salah satu peristiwa tutur yang menunjukkan fenomena campur kode adalah siaran radio seperti acara ?Goyang Dangdut Pagi? di stasiun Persada FM Lamongan Oleh Bung Djarot. Acara ini memaparkan bagaimana penuturan dan cirri khas gaya bahasa dari Bung Djarot dalam membawakan acara tersebut. Acara Goyang Dangdut Pagi oleh Bung Djarot dipilih sebagai objek penelitian karena ada beberpa hal yang menarik yaitu, 1) Gaya bahasa dan suara bung Djarot memiliki khas tersendiri 2) Stasiun persada FM ini berada di dalam naungan Pondok Pesantren Sunan Drajat yang pengasuhnya sangat dikenal dikalangan masyarakat luas yakni Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur 3) Selain berisi hiburan radio persada FM juga menyisipkan dakwah di dalam siarannya.
Penelitian ini membahas tiga rumusan masalah, yaitu 1) bagaimana bentuk campur kode dalam penggunaan ragam bahasa penyiar radio Persada oleh Bung Djarot. 2) bagaimanakah jenis campur kode dalam penggunaan ragam bahasa penyiar radio persada oleh Bung Djarot. 3) faktor apakah yang menyebabkan campur kode dalam penggunaan ragam bahasa penyiar radio persada oleh Bung Djarot.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini data primer dan data sekunder yang terdapat dalam tuturan Bung Djarot sebagai penyiar acara yang mengandung proses campur kode. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik rekam, teknik simak dan catat, teknik wawancara. Data dari penelitian ini diperoleh dari rekaman siaran radio persada FM pada program Goyang Dangdut Pagi pada tanggal 25 Juli 2017, 26 Juli 2017 dan 23 Agustus 2017, antara pukul 06 sampai dengan pukul 10.00 WIB. Proses analisis data dalam penelitian ini terdiri dari 1) reduksi data 2) penyajian data 3) penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat tiga bentuk campur kode, yaitu 1) campur kode berupa kata meliputi kata benda, kata kerja dan kata sifat. 2) campur kode berupa frasa 3) campur kode berupa klausa. Jenis campur kode ada dua meliputi 1) Campur kode inner code mixing (ke dalam), 2) Campur kode outer code mixing (keluar), Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode ada dua yaitu 1) untuk keakraban 2) untuk bercanda 3) untuk menciptakan kesantunan dan menghormati 4) untuk mewakili perasaan dan pikiran.
No other version available