Realia
PENGGUNAAN MEDIA BALOK UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A TK SINAR MENTARI GODOG KECAMATAN LAREN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
i
ABSTRAKSI
Arfa, Fatihatin. 2017
: Penggunaan Media Balok Untuk Meningkatkan Pengenalan
Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok A TK Sinar Mentari Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017.
Dosen Pembimbing :1. Drs. I Wayan Letreng, M.Pd
2. M. Imron Abadi, S.Pd.,M.Pd
Kata Kunci : Bentuk Geometri, Media Balok
Balok menjadi salah satu bentuk permainan yang dapat memberikan kemudahan anak dalam memahami suatu proses pembelajaran dan anak akan mempelajari banyak hal baru yang dapat digunakan guru TK dalam mengembangkan kemampuan anak didiknya. Pengenalan geometri memberikan manfaat pada anak yaitu: anak akan mengenali bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran, segitiga, persegi dan persegi panjang, anak akan membedakan bentuk-bentuk, anak akan mampu menggolongkan benda sesuai dengan ukuran dan bentuknya, anak akan memberi pengertian tentang ruang, bentuk, dan ukuran.
Rumusan masalah penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah cara pengenalan bentuk balok geometri pada anak kelompok A di TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2016/2017? 2). Bagaimanakah penggunaan media balok pada anak kelompok A di TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2016/2017? 3).Adakah peningkatan kemampuan mengenal bentuk-bentuk geometri dengan menggunakan media balok pada anak kelompok A TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2016/2017
Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mendeskripsikan cara pengenalan bentuk-bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2016/2017. 2). Untuk medeskripsikan penggunaan media balok dalam mengenalkan bentuk-bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. 3). Untuk mengetahui peningkatkan pengenalan bentuk geometri melalui penggunaan media balok pada anak kelompok A di TK Sinar Mentari Desa Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini dilaksanakan di TK Sinar Mentari Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan dengan obyek penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 20 anak didik.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan April 2017. Dengan menggunakan metode wawancara dan observasi yang diterapkan sebagai media pengumpulan data dan dianalisis dengan menggunakan rumus
Kesimpulan dari hasil analisis tentang 1). Hipotesis I menyatakan Kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak didik Kelompok A TK Sinar Mentari Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017 memiliki kriteria cukup. Dari hasil analisis data pra siklus diperoleh
ii
nilai rata-rata 20,00 %, nilai rata-rata ini dinilai rendah dan masuk pada kriteria kurang, sehingga jawaban hipotesis I ditolak. 2). Kemampuan mengenal bentuk geometri dengan menggunakan media balok pada anak didik Kelompok A TK Sinar Mentari Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017 memiliki kriteria Baik. Dari hasil analisis data siklus I diperoleh nilai rata-rata 55,00 %, nilai rata-rata ini dinilai baik maka jawaban hipotesis II tidak dapat diterima. 3). Hipotesis III menyatakan ada peningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri dengan menggunakan media balok pada anak didik Kelompok A TK Sinar Mentari Godog Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017. untuk kemampuan mengenal bentuk geometri. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes pra siklus nilai rata-rata hanya mencapai 20,00%, kemudian setelah dilakukan penelitian tahap siklus I dimana materi kemampuan mengenal bentuk geometri disampaikan dengan media balok nilai rata-rata meningkat dan memperoleh hasil sebesar 55,00 %, dan pada tahap siklus II diterapkan lagi media balok yang sama dengan siklus I nilai rata-rata ketuntasan kelas lebih meningkat menjadi 95,00 %, dari hasil nilai rata-rata ketuntasan kelas yang semakin meningkat setiap siklus ini peneliti dapat menyatakan jawaban hipotesis III dapat diterima.
No other version available