Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK BERMAIN ROUDHOTUL JANNAH DESA MLINJENG KECAMATAN SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Muamanah. Siti, 2017 : Peningkatan Kemampuan Berbahasa Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok Bermain Roudhotul Jannah Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing I : Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd
Pembimbing II Dwi Imam Efendi, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa, Metode Bermain Peran
Undang-Undang No. 20 Tahun 2002 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa Pendidikn Anak Usia Dini (PAUD) adalah Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kapada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan pemberian rangs angan pendidikan anak membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (Pasal 1 Butir 14). Dari sini bisa dikatakan bahwa PAUD merupakan tonggak atau langkah awal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam menyongsong masa depan.
Berdasarkan kajian diatas maka peneliti perlu merumuskan masalah sebagai berikut : bagaimanakah kemampuan berbahasa pada anak Kelompok Bermain ?Roudhotul Jannah? Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro?; bagaimanakah kemampuan berbahasa melalui metode bermain peran pada anak Kelompok Bermain ?Roudhotul Jannah? Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017?; adakah peningkatkan kemampuan berbahasa melalui metode bermain peran pada anak Kelompok Bemain ?Roudhotul Jannah? Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017?
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah Kelompok Bermain Roudhotul Jannah Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil observasi dilihat dari pra siklus menunjukkan bahwa hanya 50,0% anak terampil membaca, 54,7% anak trampil menulis, 48,4% anak terampil berbicara. Selanjutnya terjadi peningkatan pada siklus I yakni 50,0% anak terampil membaca, 54,7% anak trampil menulis, 48,4% anak terampil berbicara. Dari data tersebut diatas maka pengujian hipotesis belum memenuhi standart yang diinginkan, untuk itu perlu diadakan kegiatan siklus II yaitu 85,9% anak terampil membaca, 82,8% anak trampil menulis, 87,5% anak terampil berbicara.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti memberi kesimpulan bahwa melalui kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada Kelompok Bermain ?Roudhotul Jannah? Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2016/2017.
No other version available