Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MERONCEDENGAN MEDIA MANIK-MANIK PADA ANAK KELOMPOK B TK MUSLIMAT NU 22 DESA TANJUNGREJO KECAMATAN SINGGAHANKABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Rosidah, Umi Latifatur.2017 : Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Pada Anak Kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing I : Dr. DjokoApriono, M.Pd
Pembimbing II : Ifa Aristia Sandra Ekayati, S.Pd, M.Pd
Kata Kunci : Motorik Halus, Kegiatan meronce, kelompok B
Dari berbagaiaspekperkembangan di atas, aspek motorik merupakan salah satu aspek yang penting untuk dikembangkan salah satunya motorik halus. Motorik halus mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan seni. Motorik halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian-bagian tuibuh tertentu yang dilakukan oleh otot-otot kecil. Oleh karena itu gerakan motorik halus tidak terlalu membutuhkan tenaga, akan tetapi membutuhkan koordinasi yang cermat serta ketelitian.
Rumusan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan motorik halus anak Kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016/2017. Untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran melalui kegiatan meronce yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus Anak Kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016/2017. Dan Untuk mengetahui apakah melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Subjek penelitian tindakan kelas anak Anak Kelompok B TKMuslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016/2017. Instrumen pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi data secara deskriptif kualitatif dengan ketentuan ketuntasan individu 65% dan ketuntasan kelas 85%.
Berdasarkan hasil kemampuan motorik halus anak-anak kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017 di atas dapat diketahui bahwa kemampuan anak secara mayoritas mengalami peningkatan. Dari jumlah 15 anak hanya terdapat satu anak yang memiliki kemampuan tetap atau tidak meningkat. Sementara ada 14 anak yang mengalami peningkatan kemampuan motorik halus. Namun demikian dari data tersebut terdapat 2 anak yang tidak tuntas belajar atau mencapai kurang dari 65. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok B TK Muslimat NU 22 Desa Tanjungrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2016/2017.
No other version available