Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL DI KELOMPOK B1 TK CAHAYA BUNDA NGULANAN DANDER BOJONEGORO
ABSTRAKSI
Vety Fitriya, 2017 : Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Metode Bercerita dengan Media Audio Visual di Kelompok B1 TK Cahaya Bunda Desa Ngulanan Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Tahun 2017.
Pembimbing I : Drs. Sukisno, M. Pd.
Pembimbing II : Risma Nugrahani, M. Pd.
Kata kunci : Kemampuan Bahasa, Metode Bercerita, Media Audio visual.
Penelitian ini di latar belakangi karena kurangnya kemampuan perkembangan bahasa di kelompok B1 TK Cahaya Bunda masih kurang atau masih mengalami kesulitan, karena bahasa mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, maka dari itu metode bercerita dengan menggunakan media audio visual dibutuhkan dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak, sehingga pembelajaran dengan metode bercerita pada anak usia dini tidak membosankan.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan kemampuan bahasa pada anak; 2) memberikan pembelajaran yang menyenangkan melalui metode bercerita dengan media audio visual di kelompok B1 TK Cahaya Bunda Desa Ngulanan Kecamatan Dander. Metode penelitian dilakukan dengan tindakan kelas. Subjek penelitiannya anak kelompok B1 TK Cahaya Bunda Desa Ngulanan Kecamatan Dander, yang terdiri dari 32 anak, di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Sedangkan, Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentatif dan deskriptif aktivitas anak anak didik.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan bahasa yang dicapai anak didik kelompok B1 TK Cahaya Bunda Desa Ngulanan Kecamatan Dander lebih meningkat di bandingkan dengan sebelumnya di mana perkembangan bahasa anak hanya mencapai 34%, namun setelah dilakukan praktek penelitian tindakan kelas melalui metode bercerita dengan menggunakan media audio visual, pada siklus pertama mengalami peningkatan mencapai 71%, maka dari itu dilakukan penelitian ulang sehingga pada siklus kedua mengalami peningkatan mencapai 90%, dimana tingkat pencapaian tersebut sudah memenuhi target penelitian yaitu 85%, Begitu pula dengan guru lebih mudah dalam menyampaikan metode bercerita, dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan.Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: pembelajaran melalui metode bercerita dengan media audio visual dapat dikatakan berhasil dalam rangka meningkatkan kemampuan bahasa anak. Untuk itu disarankan pada semua guru dapat memberikan kegiatan bercerita dengan bantuan media audio visual sehingga dapatmenarik dan menyenangkan anak.
No other version available